Pages

Rahasia burung hantu

Penulis : ariestar permana on Senin, 31 Oktober 2011 | 21.36

Senin, 31 Oktober 2011

Owl, dalam bahasa Indonesia namanya burung hantu. Hewan unik ini sering dianggap pembawa sial bagi sebagian masyarakat. Karena sifatnya yang misterius, suka keluar malam. Sayangnya saat ini burung ini terancam habitatnya karena banyaknya penebangan liar pohon-pohon. Rendra sendiri turut prihatin atas masalah ini. Semoga ke depannya anak cucu kita masih bisa tahu burung yang satu ini. Oke, sekarang kita lihat apa saja Fakta Unik yang dimiliki burung hantu Burung hantu memiliki 150 spesies berbeda yang hidup tersebar di semua benua di dunia, tentunya kecuali benua Antartika.
Burung hantu adalah karnivora atau hewan pemakan daging. Santapan utama mereka adalah hewan-hewan pengerat kecil seperti tikus. Burung Hantu yang hidup di peternakan bahkan mampu memakan 1000 tikus pertahun. Makanan lain dari burung hantu adalah serangga, reptil-reptil kecil, dan ikan. Burung hantu memiliki telinga yang unik dengan ukuran dan tinggi yang berbeda dengan kepalanya. Bentuk yang unik ini memberikan pendengaran super kepada burung ini. Bahkan bisa dikatakan Burung hantu adalah burung paling baik daya pendengarannya. Hal ini sangat membantu burung hantu dalam menentukan pergerakan mangsanya, daripada mengandalkan kemampuan matanya yang cukup buruk.
Burung Hantu memiliki lembaran-lembaran bulu di sekitar telinganya. Lembaran-lembaran ini bukanlah untuk mebantu pendengaran, melainkan untuk meperlihatkan kondisi burung tersebut, berkamuflase, atau untuk menakut-nakuti burung lainnya.Mata burung hantu terlingkupi oleh tulang mata sehingga tidak bisa digerakkan untuk melirik kanan atau kiri.
Kepala burung hantu sangatlah hebat. Mengapa demikian? Karena kepalanya dapat berputar hingga 270 derajat!Burung hantu memiliki 3 kelopak mata. Satu untuk berkedip, satu untuk tidur dan satu untuk menjaga mata agar tetap bersih dan sehat.
Kaki burung hantu merupakan kaki zygodactyl dengan dua jari belakang dan dua jari belakang. Bentuk kaki seperti ini semakin menguatkannya sebagai seorang Predator.Ternyata tidak semua burung hantu adalah nocturnal atau selalu keluar pada malam hari. Beberapa diantaranya banyak yang keluar pada siang hari tergantung pada kondisi habitat, musim, serta makanan.Burung hantu sudah ada sejak lama, terbukti dengan digunakannya burung hantu dalam simbol-simbol kuno seperti pada Mesir dan bangsa Maya. Fosil tertua burung hantu yang ditemukan diperkirakan telah berumur 58 juta tahun. Yang terbesar adalah Orinmegalonyx oteroi, dengan tinggi sekitar 3 kaki.
komentar | | Read More...

WAKAMARU ROBOT RAMAH PENJAGA RUMAH

Penulis : ariestar permana on Sabtu, 29 Oktober 2011 | 05.05

Sabtu, 29 Oktober 2011

Mungkin agak aneh melihatnya. Dengan wajah berwarna kuning terang, lengan berwarna perak dan sensor posisi di kepalanya. Tetapi robot pintar mungil ini berhasil memikat daya tarik dan kini sudah resmi beredar di Jepang. Mitsubishi Heavy Industries Ltd. yang berbasis di Jepang telah meresmikan robot penjaga rumah 'Wakamaru' Kamis (15/9/2005). Meski diprogram oleh chip, robot cewek bertubuh mungil ini berhasil memikat hati banyak orang. Mitsubishi telah menghubungkan Wakamaru ke internet agar bisa berfungsi. Wakamaru memiliki pribadi yang bersahabat hingga membuatnya sangat dicintai oleh anggota keluarga. "Kami sudah mencoba membuat sebuah robot dimana Anda bisa berhubungan dengannya seperti layaknya berhubungan dengan seorang manusia," ujar pimpinan tim teknis, Ken Onishi, seperti dilansir Reuters yang dikutip detikinet Jumat (16/9/2005). Menurut Onishi tak satu fitur pada diri robot itu direvolusi. Merangkainya jadi satu kemasan yang manis saja adalah tugas yang sangat besar. Sebagai informasi Wakamaru bisa mengenali sampai 10 orang bahkan bisa memanggil nama mereka. Dengan tinggi 100 cm (40 inci), Wakamaru bisa mendekati dan menyambut anggota keluarga dengan suara feminin yang lemah-lembut saat mereka tiba di rumah. Wakamaru lalu menawarkan diri untuk memberikan pesan telepon atau membaca e-mail yang masuk. Di pagi hari, Wakamaru akan menghampiri tempat tidur dan membangunkan Anda dengan berita utama dan ramalan cuaca. Agenda Anda hari itu akan diingatkan dan mungkin bisa mengajak Anda untuk melakukan olahraga ringan. Jika keamanan di rumah mengkhawatirkan, Wakamaru akan menelepon ponsel Anda saat Anda tak di rumah. Lalu memeriksa situasi sekitar rumah lewat kamera yang didomplengi di dahinya. Sayangnya robot seperti ini tidak murah. Jumlah yang akan dijual terbatas. Hanya 100 robot yang dijual di Tokyo mulai Jumat (16/9/2005), dengan harga 1,575 juta yen (1 yen = Rp 91,77, sumber: detik.com). Bahkan Anda harus membayar biaya pemeliharaan bulanan sekitar 10.000 yen. Hmm..., cukup wajar untuk robot sepintar Wakamaru. Indonesia mampu bikin yang seperti inikah?
komentar | | Read More...

10 Aplikasi Dekstop twitter

Penulis : ariestar permana on Kamis, 27 Oktober 2011 | 01.54

Kamis, 27 Oktober 2011

Saat ini mulai dari masyarakat biasa sampai politisi  sudah terbiasa menggunakan akun jejaring social untuk menyampaikan komentar mereka. Semau itu dapat dilakukan dengan mudah karna pengguna cukup mendaftar ke layanan jejaring social yang di inginkan cukup dengan alamat e-mail dan berikutnya mereka dapat terhubung di dunia maya.
Dari sekian banyak jejaring social yang terdapat di internet saat ini, facebook dan twitter merupakan 2layanan jejaring social yang paling banyak penggunanya. Khusus untuk twitter, Indonesia bahkan sudah menjadi Negara nomer1 di asia yang paling banyak menggunakan twitter. Beralih ke urusan aplikasi. Kebanyakan pengguna kebanyakan hanya menggunakan cara manual dengan login ke akun twitter dari web browser, memasukan password, baru kemudian mengirimkan pesan jika di urut terdapat beberapa langkah untuk sekedar mengirim pesan. Padahal ada cara yang lebih singkat, jika pengguna menggunakan aplikasi desktop twitter pada platform linu, sudah tersedia puluhan aplikasi yang di tunjuk untuk hal ini.
Dari berbagai pilihan aplikasi desktop twitter yang tersedia terpilih 10 aplikasi desktop twitter yang menurut saya cukup baik untuk di gunakan. Aplikasi ini sangat 

mudah untuk mengirim dan membalas pesan juga untuk membaca twett  rekan atau pengguna umum dan banyak hal lainya
1.      gTwitter (info: http://code.google.com/p/gTwitter/
2.      Twhirl (info: www.twhirl.org
3.      Gwibber (info: http://gwibber.com
4.      Twitux (info: http://live.gnome.org/DanielMorales/Twitux
5.      Mitter (info: http://code.google.com/p/mitter/
6.      Spaz (info: http://getspaz.com
7.      Echofon for twitter (info: www.echofon.com
8.      Twitbin (info: www.twitbin.com
9.      Posty (info: http://spreadingfunkyness.com/posty/
10. Bti-bash twitter/identi.ca ididocy (info: http://gregkh.github.com/bti/
Semua aplikasi ini sudah dapat berjalan baik di desktop Ubuntu Linux. Meski demikian seharusnya aplikasi ini juga dapat berjalan dengan baik pada platform distro yang lain. Selamat menikmati layanan desktop twitter kawan… ^_^
komentar | | Read More...

Google chrome 5.0.375.99


Siapa yang tidak kenal google chrome? Aplikasi web browser yang satu ini menjadi saingan utama dari mozila firefox. Browser ini mengkombinasikan kegunaan browser yang maksimal dengan bentuk yang sederhana sehingga dapat melakukan browsing secara cepat, aman dan mudah. Fitur terbaru dari chrome adalah pencarian address bar,pengunaan akses tab yang lebih cepat dan pengunaan incognito yang tidak menyimpan history browsing ketika di gunakan.  Instalansi yang mudah dan bentuk sederhana akan menjadi daya tarik  tersendiri bagi anda yang lebih mementingkan fungsi dari pada tampilan . sebagai pemula dalam dunia maya, cobalah aplikasi ini untuk berselancar dengan mulus. Install dan rasakan pengalaman berselancar di dunia maya.
komentar | | Read More...

Tentang Database

Penulis : ariestar permana on Minggu, 23 Oktober 2011 | 23.05

Minggu, 23 Oktober 2011

Saat mempelajari kuliah Sistem basis data saya mendapatkan tugas,
cari perintah yg ekuivalen dengan perintah in,some,all,
exists dan beberapa operasi himpunan seperti union, set intersection,set difference.
ini memang bukan perintah yg umum
seperti membuat tabel (create table nama_table),
menghapus tabel (drop table nama_table).

berkat bantuan dari
teman akhirnya tugas ini selesai
saya belum tahu apakah tulisan di bawah ini
benar atau salah karena saya dan teman-teman belum
sempat membahas tugas kuliah ini.
dan jika ada kesalahan mohon di koreksi donk.. hehe


Basis data adalah sekumpulan data yang terletak pada suatu tempat, dimana data tersebut saling berhubungan, dan nantinya dapat dimanfaatkan.

Adapun beberapa contoh Operasi Dasar Basis Data. Untuk mempermudah pemahaman, saya akan melakukan perumpamaan basis data tersebut sebagai lemari. Misalkan, basis data itu kita ibaratkan lemari. Hal yang bisa kita lakukan dengan lemari, yaitu:
  • Membuat sebuah lemari sendiri. Entah dari apa bahannya, yang penting lemari itu jadi. Baru setelah lemari itu jadi, kita dapat mengisinya dengan barang yang kita sukai (create database).
  • Membuang lemari atau melenyapkan lemari. Kalo dalam hal ini, isi didalam lemari itupun ikut hilang. (drop database).
  •  Untuk mengisi lemari tersebut, kita harus membagi lemari tersebut agar lemari tersebut cukup dan sesuai keinginan kita. Entah itu pakaian, makanan, atau peralatan yang lainnya (create table).
  • Kita juga dapat menghilangkan isi didalam lemari tersebut tanpa harus membuang lemari tersebut. Karena suatu saat, kita dapat menggunakan lemari tersebut untuk tempat yang lain (drop table).
  • Pada tiap bagian dari lemari tersebut, kita dapat melakukan operasi pengisian (insert).
  • Operasi lain yang dapat dilakukan pada bagian lemari tersebut, yaitu: pengambilan (select).
  • Perubahan isi bagian dari lemari tersebut (update).
  • Dan yang terakhir ialah penghapusan (delete)

REDUNDANCY DALAM BASIS DATA (DATABASE)


Tidak sedikit orang yang salah dalam mengartikan redundancy (kerangkapan data dalam database). Ada yang menyangka bahwa contoh redundancy adalah: memasukkan data yang sama berulang-ulang dalam database, atau dalam sebuah file;

Contoh 1: kesalahan pengertian mereka di file KRS:

NPM
Nama Mahasiswa
Kode_MK
Nama_MK
123
Ali
IT-001
Logika dan Algoritma
123
Ali
IT-002
Sistem Operasi

Dan seterusnya, sehingga si Ali mengambil 8 mata kuliah.

Katanya, penulisan nama ’Ali’ ditulis berulang-ulang, sehingga disebut dengan redundancy, sehingga atribut Nama Mahasiswa harus dipisah di tabel lain.

Di pisah ke dalam tabel lain, itu jelas, karena antara MASTER FILE tidak boleh bercampur dengan TRANSACTION FILE. Jadi, selain nama mahasiswa, nama mata kuliah (nama_mk) juga tidak boleh ada di sana. Jadi, meskipun nama mata kuliah tidak rangkap, tetap tidak boleh di sana.

Kini, NPM berulang juga, tetapi mereka bilang ’kalau NPM boleh rangkap, karena itu kunci atribut’, lho, kok tidak konsisten ?, kalau satu atribut tidak boleh rangkap, ya atribut lain juga tidak boleh rangkap dong, mau jenisnya apapun.

Nah, jadi pengertian rangkap (redundancy) itu salah di sana. Cara tersebut memang kewajiban sebelum membentuk sebuah file, harus dipisahkan mana file master (contoh file mahasiswa, dosen, mata kuliah, dan sebagainya) dan mana file transaksi (KRS, DNS, Peminjaman Buku, Pengembalian Buku, Pembayaran Uang Kuliah, dsb.)

Hal itu senada dengan proses normalisasi data ke-3 di mana setiap atribut yang tidak tergantung secara fungsional dengan kunci atributnya, maka harus dipisahkan ke dalam file lain dan membentuk atribut kunci sendiri.


JADI, APA ITU REDUNDANCY ??


Redundancy atau kerangkapan data terjadi di jaman sebelum ada sistem basis data, yaitu pada jaman sistem pemrosesan file atau sistem file tradisional. Di saat itu, setiap orang bekerja sendiri-sendiri, meski dalam satu kantor.

Sehingga, pada saat itu diperlukan disket yang banyak untuk saling tukar-menukar data. Si A mengcopy data untuk si B, si B mengcopy data untuk si A, dan seterusnya sebanyak orang yang saling bertukar data.

Sehingga di kantor itu, ada banyak data pegawai. Si A punya data pengawai, si B punya data pegawai, si C, si D, dan semua punya data pegawai. Tetapi isinya belum tentu sama, bisa saja si X alamatnya di Jl. M di komputernya si A, tetapi alamatnya di Jl. J di komputernya si B, dan seterusnya. (Baca di ”Catatan Manajemen Basis Data”)

Jadi, kerangkapan data adalah adanya data (file) rangkap di suatu kantor (yang saat itu memang harus rangkap, kalau tidak rangkap mereka tidak bisa bekerja dengan baik). Nah kerangkapan itulah yang dihilangkan dengan dimunculkannya sistem basis data dengan cara dibuat jaringan (network), sehingga data yang sama (rangkap) cukup dibuat satu kali saja di server, semua mengambil data dari sana. Salah satu keuntungannya, semua orang yang bekerja di kantor itu akan menerima data yang sama (konsisten, dan valid).

Demikianlah, semoga bermanfaat.

KEUNTUNGAN dan KERUGIAN BASIS DATA

Bila kita mendengar kata perbandingan (misalkan, keuntungan), maka harus diketahui perbandingannya. Keuntungan basis data adalah keuntungan jika dibandingkan dengan sistem file tradisional. Kata tradisional di sini juga jangan dikonotasikan dengan kata “belum memakai komputer.”


Pandang sebuah perusahaan, misalkan di sana ada bagian (1) Pembukuan, (2) Produksi, (3) Personalia, dan (4) Pemasaran. Di keempat bagian itu diletakkan masing-masing sebuah komputer PC yang belum dihubungkan satu dengan lainnya, maka, mau tidak mau di setiap komputer tersebut harus memiliki data PEGAWAI.


Akibatnya, keempat komputer tersebut sama-sama memiliki data PEGAWAI yang sebetulnya isinya sama. Ini yang disebut sistem file tradisional. Kelemahan utama sistem ini adalah adanya kerangkapan data (redundancy), karena data yang sama ditulis berulang-ulang (dalam hal ini sebanyak empat kali).


Kelemahan lainnya adalah programming oriented, yaitu format data disesuaikan dengan bahasa pemrograman yang digunakan (belum tentu keempat orang di bagian yang berbeda tersebut memakai bahasa pemrograman yang sama). Data dalam PASCAL tidak dapat digunakan secara langsung oleh data dalam COBOL.


Dapat kita pikirkan lebih dalam, apa lagi kelemahan dalam sistem tradisional ini, misalkan, mungkin saja tidak ada format data yang pasti, misalkan, si A membuat field NAMA dengan panjang 20 karakter, si B 30 karakter, si C 25 karakter, dan si D 40 karakter. Si A menulis nama “Bambang Wahyudi”, si B menulis nama itu dengan “B. Wahyudi”, si C menulisnya dengan “Bambang W.”, dan si D menulis “BAMBANG WAHYUDI”, tidak ada keseragaman.


Misalkan lagi, bila pegawai “Ali” pindah rumah, ia harus melaporkan kepindahannya ke empat bagian yang berbeda, kalau tidak, maka akan timbul masalah, data alamat mana yang benar untuk si “Ali” ?.


Begitu juga ketika Pimpinan meminta atau ingin mendapatkan laporan kemajuan perusahaannya, maka ia harus meminta laporan dari seluruh bagian yang ada. Ia tidak dapat mengakses langsung di komputer (karena belum ada integrasi data).


Secara kejadian se hari-hari di Bank, bila sebuah bank belum menerapkan sistem basis data, maka kita tidak dapat menabung di cabang tertentu dan mengambil di cabang lainnya (sering diistilahkan dengan sistem online untuk menggambarkan penggunaan basis data).


Kelemahan-kelemahan yang ada di sistem file tradisional itu ditanggulangi oleh sistem basis data. Konsep utama basis data adalah meniadakan kerangkapan data, dengan menempatkan data di satu media penyimpanan tertentu (misalkan pada hard disk di dalam server) dan setiap komputer dihubungkan oleh sebuah jaringan menuju server tersebut. Semua user yang memerlukan data mengakses pada data yang sama.


Karena sulit dan rumitnya mendisain sebuah basis data, maka kelemahan basis data adalah diperlukannya tenaga ahli, misalkan orang yang berkedudukan sebagai Data Base Administrator (DBA). DBA bertugas untuk mendisain rancangan basis data, memberi hak dan wewenang kepada setiap user, menentukan bentuk-bentuk akses data, dan sebagainya.


Hal yang lebih fatal dapat terjadi yang merupakan kerugian basis data adalah jika data rusak, maka seluruh user akan terganggu, sedangkan pada sistem file tradisional, bila data si A rusak, maka si B, C, dan D masih dapat terus bekerja.


Banyak tool (alat) yang digunakan untuk merancang suatu sistem kerja, misalkan saja Data Flow Diagram/ DFD (Diagram yang menggambarkan aliran data dari suatu sumber menuju ke tujuan). Lambang-lambang DFD terdiri atas (1) Terminator, disebut juga kesatuan luar, disebut juga sumber atau tujuan. Terminator dilambangkan dengan persegi panjang. Terminator menunjukkan data yang akan diolah oleh sistem berasal dari (kesatuan) mana, dan akan ditujukan (dilaporkan) kepada (kesatuan) mana. Kesatuan tersebut dapat merupakan jabatan seseorang, sebuah organisasi, dan sebagainya. (2) alur data, berupa arah panah yang membawa jenis data, (3) proses, berupa lingkaran yang berisi suatu kegiatan kerja, dan (4) penyimpan data (data store), berupa garis paralel yang merupakan nama file yang digunakan sebagai tempat acuan berkas untuk atau hasil suatu proses.


DFD terdiri dari diagram konteks, yaitu gambaran umum (secara garis besar) sistem yang akan dibuat. Selanjutnya dijabarkan menjadi diagram nol (zero), dan dijabarkan lagi menjadi level-level yang lebih detil lagi.


Dari gambaran DFD tersebut akan diperoleh file-file yang akan digunakan (data store). File-file tersebut akan saling direlasikan di ERD (telah dibahas di atas).


Alat lain yang digunakan adalah kamus data (yang menjabarkan makna dan ketentuan dari setiap atribut yang digunakan), misalkan : NPM, jenis karakter, panjang 8, karakter pertama berisi angka 1, 2, 3, 4, 5, atau 6, di mana misalkan angka “1” untuk fakultas ilmu komputer, jenjang strata satu, jurusan sistem informasi, dan seterusnya.


Dan banyak lagi alat yang dapat digunakan yang kesemuanya digunakan untuk menyempurnakan sistem yang akan dibangun agar terhindar dari kesalahan atau kehilangan informasi yang dibutuhkan

Bila kita mendengar kata perbandingan (misalkan, keuntungan), maka harus diketahui perbandingannya. Keuntungan basis data adalah keuntungan jika dibandingkan dengan sistem file tradisional. Kata tradisional di sini juga jangan dikonotasikan dengan kata “belum memakai komputer.”


Pandang sebuah perusahaan, misalkan di sana ada bagian (1) Pembukuan, (2) Produksi, (3) Personalia, dan (4) Pemasaran. Di keempat bagian itu diletakkan masing-masing sebuah komputer PC yang belum dihubungkan satu dengan lainnya, maka, mau tidak mau di setiap komputer tersebut harus memiliki data PEGAWAI.


Akibatnya, keempat komputer tersebut sama-sama memiliki data PEGAWAI yang sebetulnya isinya sama. Ini yang disebut sistem file tradisional. Kelemahan utama sistem ini adalah adanya kerangkapan data (redundancy), karena data yang sama ditulis berulang-ulang (dalam hal ini sebanyak empat kali).


Kelemahan lainnya adalah programming oriented, yaitu format data disesuaikan dengan bahasa pemrograman yang digunakan (belum tentu keempat orang di bagian yang berbeda tersebut memakai bahasa pemrograman yang sama). Data dalam PASCAL tidak dapat digunakan secara langsung oleh data dalam COBOL.


Dapat kita pikirkan lebih dalam, apa lagi kelemahan dalam sistem tradisional ini, misalkan, mungkin saja tidak ada format data yang pasti, misalkan, si A membuat field NAMA dengan panjang 20 karakter, si B 30 karakter, si C 25 karakter, dan si D 40 karakter. Si A menulis nama “Bambang Wahyudi”, si B menulis nama itu dengan “B. Wahyudi”, si C menulisnya dengan “Bambang W.”, dan si D menulis “BAMBANG WAHYUDI”, tidak ada keseragaman.


Misalkan lagi, bila pegawai “Ali” pindah rumah, ia harus melaporkan kepindahannya ke empat bagian yang berbeda, kalau tidak, maka akan timbul masalah, data alamat mana yang benar untuk si “Ali” ?.


Begitu juga ketika Pimpinan meminta atau ingin mendapatkan laporan kemajuan perusahaannya, maka ia harus meminta laporan dari seluruh bagian yang ada. Ia tidak dapat mengakses langsung di komputer (karena belum ada integrasi data).


Secara kejadian se hari-hari di Bank, bila sebuah bank belum menerapkan sistem basis data, maka kita tidak dapat menabung di cabang tertentu dan mengambil di cabang lainnya (sering diistilahkan dengan sistem online untuk menggambarkan penggunaan basis data).


Kelemahan-kelemahan yang ada di sistem file tradisional itu ditanggulangi oleh sistem basis data. Konsep utama basis data adalah meniadakan kerangkapan data, dengan menempatkan data di satu media penyimpanan tertentu (misalkan pada hard disk di dalam server) dan setiap komputer dihubungkan oleh sebuah jaringan menuju server tersebut. Semua user yang memerlukan data mengakses pada data yang sama.


Karena sulit dan rumitnya mendisain sebuah basis data, maka kelemahan basis data adalah diperlukannya tenaga ahli, misalkan orang yang berkedudukan sebagai Data Base Administrator (DBA). DBA bertugas untuk mendisain rancangan basis data, memberi hak dan wewenang kepada setiap user, menentukan bentuk-bentuk akses data, dan sebagainya.


Hal yang lebih fatal dapat terjadi yang merupakan kerugian basis data adalah jika data rusak, maka seluruh user akan terganggu, sedangkan pada sistem file tradisional, bila data si A rusak, maka si B, C, dan D masih dapat terus bekerja.


Banyak tool (alat) yang digunakan untuk merancang suatu sistem kerja, misalkan saja Data Flow Diagram/ DFD (Diagram yang menggambarkan aliran data dari suatu sumber menuju ke tujuan). Lambang-lambang DFD terdiri atas (1) Terminator, disebut juga kesatuan luar, disebut juga sumber atau tujuan. Terminator dilambangkan dengan persegi panjang. Terminator menunjukkan data yang akan diolah oleh sistem berasal dari (kesatuan) mana, dan akan ditujukan (dilaporkan) kepada (kesatuan) mana. Kesatuan tersebut dapat merupakan jabatan seseorang, sebuah organisasi, dan sebagainya. (2) alur data, berupa arah panah yang membawa jenis data, (3) proses, berupa lingkaran yang berisi suatu kegiatan kerja, dan (4) penyimpan data (data store), berupa garis paralel yang merupakan nama file yang digunakan sebagai tempat acuan berkas untuk atau hasil suatu proses.


DFD terdiri dari diagram konteks, yaitu gambaran umum (secara garis besar) sistem yang akan dibuat. Selanjutnya dijabarkan menjadi diagram nol (zero), dan dijabarkan lagi menjadi level-level yang lebih detil lagi.


Dari gambaran DFD tersebut akan diperoleh file-file yang akan digunakan (data store). File-file tersebut akan saling direlasikan di ERD (telah dibahas di atas).


Alat lain yang digunakan adalah kamus data (yang menjabarkan makna dan ketentuan dari setiap atribut yang digunakan), misalkan : NPM, jenis karakter, panjang 8, karakter pertama berisi angka 1, 2, 3, 4, 5, atau 6, di mana misalkan angka “1” untuk fakultas ilmu komputer, jenjang strata satu, jurusan sistem informasi, dan seterusnya.


Dan banyak lagi alat yang dapat digunakan yang kesemuanya digunakan untuk menyempurnakan sistem yang akan dibangun agar terhindar dari kesalahan atau kehilangan informasi yang dibutuhkan







Level konseptual

Abstraksi data merupakan tingkatan/level bagaimana melihat data dalam sebuah sistem basis data.
Tiga level abstraksi data :
  1. Level Fisik (Physical Level)
Pemakai melihat data sebagai gabungan dari struktur dan datanya sendiri dan berkompeten dalam mengetahui bagaimana representasi fisik dari penyimpanan/pengorganisasian data (teks, angka, himpunan bit data, dll).
  1. Level Lojik/Konseptual (Conseptual Level)
Menggambarkan data apa yang sebenarnya (secara fungsional) disimpan dalam basis data dan hubungannya dengan data yang lain.
  1. Level Penampakan (View Level)
Untuk pemakai yang hanya membutuhkan sebagian data/informasi dalam basis data yang kemunculannya di mata pemakai diatur oleh aplikasi end-user.


komentar | | Read More...

BATIK corak indah INDONESIA

Penulis : ariestar permana on Selasa, 18 Oktober 2011 | 23.55

Selasa, 18 Oktober 2011

Seni batik tradisioanl dikenal sejak beberapa abad yang lalu di tanah Jawa. Bila kita menelusuri perjalan perkembangan batik di tanah Jawa tidak akan lepas dari perkembangan seni batik di Jawa Tengah. Batik Jogja merupakan bagian dari perkembangan sejarah batik di Jawa Tengah yang telah mengalami perpaduan beberapa corak dari daerah lain.
Perjalanan “Batik Yogya” tidak bisa lepas dari perjanjian Giyanti 1755. Begitu Mataram terbelah dua, dan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat berdiri, busana Mataram diangkut dari Surakarta ke Ngayogyakarta maka Sri Susuhunan Pakubuwono II merancang busana baru dan pakaian adat Kraton Surakarta berbeda dengan busana Yogya. Di desa Giyanti, perundingan itu berlangsung. Yang hasilnya antara lain , Daerah atau Wilayah Mataram dibagi dua, satu bagian dibawah kekuasaan Sri Paduka Susuhunan PB II di Surakarta Hadiningrat , sebagian lagi dibawah kekuasaan Kanjeng Pangeran Mangkubumi yang setelah dinobatkan sebagai raja bergelar Ngersa Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Sultan Hamengku Buwana Senopati ing Ngalaga Ngabdul Rachman Sayidin Panatagama Kalifatullah ingkang jumeneng kaping I , yang kemudian kratonnya dinamakan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Semua pusaka dan benda-benda keraton juga dibagi dua. Busana Mataraman dibawa ke Yogyakarta , karena Kangjeng Pangeran Mangkubumi yang berkehendak melestarikannya. Oleh karena itu Surakarta dibawah kekuasaan Sri Paduka Susuhunan PB III merancang tata busana baru dan berhasil membuat Busana Adat Keraton Surakarta seperti yang kita lihat sampai sekarang ini.
Ciri khas batik gaya Yogyakarta , ada dua macam latar atau warna dasar kain. Putih dan Hitam. Sementara warna batik bisa putih (warna kain mori) , biru tua kehitaman dan coklat soga. Sered atau pinggiran kain, putih, diusahakan tidak sampai pecah sehingga kemasukan soga, baik kain berlatar hitam maupun putih. Ragam hiasnya pertama Geometris : garis miring lerek atau lereng , garis silang atau ceplok dan kawung , serta anyaman dan limaran.Ragam hias yang bersifat kedua non-geometris semen , lung- lungan dan boketan.Ragam hias yang bersifat simbolis erat hubungannya dengan falsafah Hindu – Jawa ( Ny.Nian S Jumena ) antara lain :
Sawat Melambangkan mahkota atau penguasa tinggi , Meru melambangkan gunung atau tanah ( bumi ) , Naga melambangkan air , Burung melambangkan angin atau dunia atas , Lidah api melambangkan nyala atau geni.
Sejak pertama sudah ada kain larangan. Setiap Sultan yang bertahta berhak membuat peraturan baru atau larangan-larangan.
Terakhir, Sri Paduka Sultan HB VIII membuat peraturan baru ( revisi ) berjudul Pranatan dalem bab namanipun peangangge keprabon ing Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dimuat dalam Rijksblad van Djokjakarta No 19. th 1927, Yang dimaksud pangangge keprabon ( busana keprabon ) adalah : kuluk ( wangkidan ), dodot / kampuh serta bebet prajuritan, bebet nyamping ( kain panjang ) , celana sarta glisire ( celana cindhe , beludru , sutra , katun dan gelisirnya ), payung atau songsong.
Motif batik larangan : Parang rusak ( parang rusak barong , parang rusak gendreh < 8 cm , parang rusak klithik < 4 cm), semen ageng sawat grudha ( gurdha ) , semen ageng sawat lar , udan riris , rujak senthe , parang-parangan yang bukan parang rusak, semua ini besar-kecilnya sesuai menurut ukuran parang rusak.
Semua putra dalem diperbolehkan mengenakan kain-kain tersebut di atas. Busana batik untuk Permaisuri diperbolehkan sama dengan raja. Garwa ampeyan dalem diizinkan memakai parang rusak gendreh kebawah. Garwa Padmi KG Pangeran Adipati sama dengan suaminya. Garwa Ampeyan KG Pangeran Adipati diperbolehkan memakai parang rusak gendreh ke bawah. Demikian pula putra KG Pangeran Adipati. Istri para Pangeran Putra dan Pangeran Putra Raja yang terdahulu ( Pangeran Putra Sentananing Panjenengan dalem Nata ) sama dengan suaminya . Garwa Ampeyan para Pangeran diperbolehkan memakai parang rusak gendreh ke bawah.
Wayah dalem ( cucu Raja ) mengenakan parang rusak gendreh ke bawah. Pun Buyut dalem ( cicit Raja) dan Canggah dalem ( Putranya buyut ). Warengipun Panjenengan dalem Nata ( putra dan putri ) kebawah diperbolehkan mengenakan kain batik parang – parangan harus seling , tidak diperbolehkan byur atau polos.
Pepatih dalem ( Patih Raja ) diperkenankan memakai parang rusak barong kebawah.
Abdidalem : Pengulu Hakim , Wedana Ageng Prajurit , Bupati Nayaka Jawi lan lebet diperkenankan mengenakan parang rusak gendreh kebawah.
Bupati Patih Kadipaten dan Bupati Polisi sama dengan abdidalem tersebut diatas.
Penghulu Landrad , Wedana Keparak para Gusti ( Nyai Riya ), Bupati Anom , Riya Bupati Anom , parang rusak gendreh kebawah.
Abdidalem yang pangkatnya dibawah abdi dalem Riya Bupati Anom dan yang bukan pangkat bupati Anom, yakni yang berpangkat Penewu Tua.
komentar | | Read More...

Aneka ragam budaya Jepang (bunka, matsuri, ongaku, eiga , iro-iro aru)

Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam. Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus up date dalam hitungan perdetik , namun sisi tradisional masuh terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikut ini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini :

Matsuri (, Matsuri) adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertian agama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.

Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan gereja dan matsuri yang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yang dilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.

Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakan keberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyai tujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbeda tergantung pada daerahnya.

Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakan Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecil dalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaian wanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandan dan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.

Sejarah

Matsuri berasal dari kata matsuru (
祀る, matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenal empat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito), dan pesta makan. Matsuri yang paling tua yang dikenal dalam mitologi Jepang adalah ritual yang dilakukan di depan Amano Iwato.

Matsuri dalam bentuk pembacaan doa masih tersisa seperti dalam bentuk Kigansai (permohonan secara individu kepada jinja atau kuil untuk didoakan dan Jichinsai (upacara sebelum pendirian bangunan atau konstruksi). Pembacaan doa yang dilakukan pendeta Shinto untuk individu atau kelompok orang di tempat yang tidak terlihat orang lain merupakan bentuk awal dari matsuri. Pada saat ini, Ise Jingū merupakan salah satu contoh kuil agama Shinto yang masih menyelenggarakan matsuri dalam bentuk pembacaan doa yang eksklusif bagi kalangan terbatas dan peserta umum tidak dibolehkan ikut serta.

Sesuai dengan perkembangan zaman, tujuan penyelenggaraan matsuri sering melenceng jauh dari maksud matsuri yang sebenarnya. Penyelenggaraan matsuri sering menjadi satu-satunya tujuan dilangsungkannya matsuri, sedangkan matsuri hanya tinggal sebagai wacana dan tanpa makna religius.

Tiga matsuri terbesar

* Gion Matsuri (Yasaka-jinja, Kyoto, bulan Juli)
* Tenjinmatsuri (Osaka Temmangu, Osaka, 24-25 Juli)
* Kanda Matsuri (Kanda Myōjin, Tokyo, bulan Mei)

Matsuri yang terkenal sejak dulu

Daerah Tohoku

* Nebuta Matsuri (kota Aomori, bulan Agustus) dan Neputa Matsuri (kota Hirosaki, bulan Agustus)
* Kantō Matsuri (kota Akita, bulan Agustus)
* Sendai Tanabata Matsuri (kota Sendai, bulan Agustus)

Daerah Kanto

* Chichibuyo Matsuri (kota Chichibushi, Prefektur Saitama, 2-3 Desember)
* Sanja Matsuri (Asakusa-jinja, Tokyo, bulan Mei)
* Sannō Matsuri (Hie-jinja, Tokyo, bulan Juni)

Daerah Chubu

* Owarafū no bon (kota Toyama, Prefektur Toyama, bulan September)
* Shikinenzōei Onbashira Daisai (kota Suwa, Prefektur Nagano, diadakan setiap 6 tahun sekali, terakhir diadakan bulan April-Mei, 2004).
* Takayama Matsuri (kota Takayama, Prefektur Gifu, bulan April dan bulan Oktober)
* Furukawa Matsuri (kota Hida, Prefektur Gifu, bulan April)

Daerah Kinki

* Aoi Matsuri (Kyoto, bulan Mei)
* Jidai Matsuri (Heian-jingu, Kyoto, bulan Oktober)
* Tōdaiji Nigatsudō Shuni-e atau dikenal sebagai Omizutori (Nigetsu-dō, kuil Tōdaiji, Nara, 12 Maret)
* Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Prefektur Osaka, 14-15 September)
* Nada no Kenka Matsuri dan Banshū no Aki Matsuri (Prefektur Hyogo, diselenggarakan lebih dari seratus jinja di daerah Banshū dengan pusat keramaian di kota Himeji di bulan Oktober)
* Nachi no Hi Matsuri (Nachi Katsuura, Prefektur Wakayama, bulan Juli)
* Aizen Matsuri, Tenjinmatsuri dan Sumiyoshi Matsuri yang dikenal sebagai "Tiga Matsuri Musim Panas Terbesar di Osaka" (Prefektur Osaka, bulan Juni-Juli)

Daerah Chugoku dan Shikoku

* Saidaiji Eyō (Okayama, Prefektur Okayama, bulan Februari)
* Awa Odori (Tokushima, Prefektur Tokushima, 12-15 Agustus)

Daerah Kyushu

* Hakata Gion Yamakasa (Fukuoka, Prefektur Fukuoka, bulan Juli)
* Nagasaki Kunchi (Nagasaki, Prefektur Nagasaki, 7-9 Oktober)
* Karatsu Kunchi (Karatsu, Prefektur Saga, bulan November)

Pengertian lain

Dalam bahasa Jepang, kata "matsuri" juga berarti festival dan aksara kanji untuk matsuri (
, matsuri?) dapat dibaca sebagai sai, sehingga dikenal istilah seperti Eiga-sai (festival film), Sangyō-sai (festival hasil panen), Ongaku-sai (festival musik) dan Daigaku-sai (festival yang diadakan oleh universitas).

Shimin Matsuri adalah sebutan untuk matsuri yang diselenggarakan pemerintah daerah atau kelompok warga kota dengan maksud untuk menghidupkan perekonomian daerah dan umumnya tidak berhubungan dengan institusi keagamaan.

Festival dan Matsuri yang lain


* Festival Salju Sapporo (Sapporo, Prefektur Hokkaido, bulan Februari)
* Festival Salju Iwate (Koiwai Farm, Shizukuishi, Prefektur Iwate, bulan Februari)
* YOSAKOI Sōran Matsuri (Sapporo, Hokkaido, bulan Juni)
* Niigata Odori Matsuri (Niigata, Prefektur Niigata, pertengahan bulan September)
* Odawara Hōjō Godai Matsuri (kota Odawara, Prefektur Kanagawa)
* Yosakoi Matsuri (kota Kochi, Prefektur Kochi, 9-12 Agustus)
* Hakata dontaku (3-4 April, kota Fukuoka)
* Hamamatsu Matsuri (3-5 Mei, kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka)
* Wasshoi Hyakuman Natsu Matsuri (kota Kita Kyūshū, Prefektur Fukuoka, hari Sabtu minggu pertama bulan Agustus)
komentar | | Read More...